Silahkan Share

kanker-prostat-agenfirmax3

Sebagai seorang pria, Anda tentu akan menjaga seluruh aset dalam tubuh termasuk kelenjar prostat yang membantu proses penyimpanan cairan seminalis. Kelenjar ini berkaitan dengan fungsi seksual Anda dan memiliki ukuran yang kecil, berada di bawah kandung kemih – mengelilingi saluran kencing yang disebut uretra. Prostat merupakan bagian penting dalam proses pengeluaran sperma atau cairan mani saat terjadi ejakulasi dan bekerja sama dengan testis.

Prostat memiliki bentuk seperti jambu air yang terbalik, yaitu; besar diatas dan kecil dibawah. Ukuran normal prostat orang dewasa ialah 15 hingga 20 ml. Bagian tengah prostat terdiri dari pangkal saluran kemih sepanjang 3 cm dari total panjang 20 hingga 25 cm. Sama seperti sel tubuh lainnya, prosat juga terancam bahaya berupa pertumbuhan sel tidak normal yang disebut kanker. Kanker prostatsignal dapat merusak jaringan di sekitar kelenjar prostat dan mengakibatkan kematian, penyakit ini biasanya menyerang pria yang berusia 50 tahun ke atas. Apa lagi yang perlu Anda ketahui?

Kanker prostatsignal cukup berbahaya, karena gejala awalnya sering tidak terasa atau terabaikan. Kemunculan kanker prostat seringkali dikarenakan 2 faktor, yaitu genetika dan lingkungan. Ya, tampaknya memang sama dengan jenis kanker lainnya. Kanker prostat masuk dalam golongan adenokarsinoma atau kanker glandula. Pada kondisi normal prostat akan mengeluarkan cairan yang melancarkan perjalanan sperma. Tapi, saat sel kanker menyerang justru terjadi penyumbatan di berbagai tempat. Inilah salah satu contoh keganasan kanker prostat, bahkan dapat terjadi komplikasi.

Komplikasi kanker prostat biasanya terjadi karena akibat dari penyebaran sel kanker menuju organ terdekat, seperti kandung kemih dan tulang. Apabila sel kanker sudah menyerang tulang, ini dapat mengakibatkan patah tulang dan nyeri yang hebat. Bila beberapa organ dalam tubuh sudah terserang, tentu saja sel kanker akan sangat sulit untuk dikendalikan, sehingga sifat pengobatan bukan lagi untuk menyembuhkan tetapi meringankan rasa sakit. Beberapa metode pengobatan juga dapat menimbulkan komplikasi, sehingga pasien mudah ngompol (incontinence) bahkan mengalami disfungsi ereksi. Hal demikian masih bisa ditangani dengan perawatan medis lain yang cocok dengan Anda.

Bila kita melihat sejarah kanker prostat di Indonesia ada peningkatan jumlah penderita kanker prostat, misalnya pada tahun 1976 hingga 1985 yang jumlahnya hanya 27 kasus. Jumlah ini masih tergolong biasa saja, namun semakin lama rentang waktu penderita kanker kian bertambah. Dalam periode 2 tahun yaitu; 2000 hingga 2002 ditemukan ada 43 kasus kanker prostat. Hal ini menandakan pentingnya melakukan pemeriksaan prostat yang dapat dilakukan dengan USG Transrektal dan pemeriksaan laboratorium darah PSA (Prostate Specific Antigen), juga informasi seputar prostat. Kenalilah, periksalah, dan jagalah prostat Anda sebelum sel kanker menyerang dan menggerogoti habis seluruh organ.

Silahkan Berikan Pendapat
Silahkan Share